cybermap.co.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah menjadi sorotan pasar setelah mengumumkan rencana pembagian dividen jumbo dari laba bersih tahun buku 2024. Emiten pengelola jalan tol milik negara ini berencana membagikan sekitar 50% dari laba bersihnya sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, dengan potensi nilai mencapai triliunan rupiah.
Langkah ini menjadi angin segar bagi para investor institusi besar, termasuk Danantara Investment Management dan manajer aset global seperti BlackRock. Berdasarkan data kepemilikan terbaru, kedua institusi tersebut termasuk dalam daftar pemegang saham signifikan JSMR, sehingga berpotensi mengantongi dividen dalam jumlah miliaran rupiah.
Laba bersih Jasa Marga yang meningkat tajam pada 2024, didukung oleh pertumbuhan trafik kendaraan dan efisiensi operasional, menjadi alasan utama di balik pembagian dividen besar ini. Selain itu, keberhasilan Jasa Marga dalam menyelesaikan sejumlah proyek tol strategis, seperti Tol Jakarta-Cikampek II dan Tol Probolinggo-Banyuwangi, turut memperkuat posisi keuangannya.
Analis menilai langkah ini sebagai sinyal positif atas kinerja keuangan JSMR sekaligus daya tarik tambahan bagi investor yang mencari saham dengan imbal hasil dividen menarik. Di sisi lain, pembagian dividen dalam jumlah besar juga menunjukkan keyakinan manajemen terhadap stabilitas arus kas perusahaan ke depan.













