Cybermap.co.id Demam makanan viral memang menjadi fenomena yang tak terhindarkan di era digital ini. Berkat media sosial dan platform pesan antar makanan seperti Shopee Food, hidangan-hidangan unik dan lezat dapat dengan mudah menjangkau konsumen di berbagai penjuru kota. Shopee Food, dengan jangkauan luas dan kemudahan penggunaannya, telah menjadi wadah bagi banyak pelaku usaha kuliner untuk memperkenalkan kreasi mereka dan meraih popularitas. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang makanan-makanan viral di Shopee Food, faktor-faktor yang memicu popularitasnya, serta dampaknya bagi industri kuliner.
Gelombang Makanan Viral: Fenomena yang Didorong Media Sosial dan Kemudahan Akses
Makanan viral bukanlah konsep baru, namun kemunculan platform media sosial dan aplikasi pesan antar makanan telah mempercepat dan memperluas penyebarannya. Dulu, makanan viral mungkin hanya terbatas pada wilayah tertentu dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dikenal secara luas. Sekarang, dengan sekali unggahan foto atau video menarik di Instagram, TikTok, atau YouTube, sebuah hidangan dapat langsung mencuri perhatian jutaan orang dalam hitungan jam.
Shopee Food, sebagai salah satu pemain utama dalam industri pesan antar makanan, memainkan peran penting dalam mendistribusikan makanan-makanan viral ini kepada khalayak yang lebih luas. Kemudahan memesan, pilihan pembayaran yang beragam, serta promo dan diskon yang menarik membuat konsumen semakin tertarik untuk mencoba hidangan-hidangan yang sedang populer.
Daftar Makanan Viral di Shopee Food: Dari yang Manis Hingga yang Pedas
Berikut adalah beberapa contoh makanan yang sempat atau masih viral di Shopee Food:
- Mentai Rice: Hidangan nasi yang disiram dengan saus mentai (saus mayones yang dicampur dengan telur ikan cod) yang gurih dan creamy ini telah menjadi favorit banyak orang. Varian topping yang beragam, seperti salmon, crab stick, atau beef, semakin menambah daya tariknya.
- Korean Garlic Bread: Roti lembut yang diisi dengan cream cheese dan dilumuri dengan saus bawang putih yang kaya rasa ini sukses mencuri hati para pecinta roti. Aroma bawang putih yang menggugah selera dan tekstur yang lembut menjadi daya tarik utama hidangan ini.
- Dimsum Mentai: Perpaduan antara dimsum tradisional dengan saus mentai yang modern menghasilkan hidangan yang unik dan lezat. Saus mentai memberikan sentuhan creamy dan gurih yang menyempurnakan rasa dimsum.
- Ayam Geprek Mozarella: Ayam geprek yang disiram dengan lelehan keju mozarella yang melted ini menjadi pilihan yang tepat bagi para pecinta makanan pedas dan keju. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan creamy menciptakan sensasi yang memanjakan lidah.
- Boba Milk Tea: Minuman bubble tea dengan berbagai varian rasa dan topping ini masih menjadi favorit banyak orang. Boba yang kenyal dan manis, dipadukan dengan teh susu yang segar, menjadi pilihan yang tepat untuk menemani aktivitas sehari-hari.
- Croffle: Gabungan antara croissant dan waffle ini menghasilkan hidangan yang unik dan renyah di luar namun lembut di dalam. Topping yang beragam, seperti cokelat, keju, atau es krim, semakin menambah daya tariknya.
- Dessert Box: Berbagai jenis dessert yang disajikan dalam kotak, seperti brownies, cheesecake, atau tiramisu, menjadi pilihan yang praktis dan memuaskan untuk menikmati hidangan manis.
- Seblak: Makanan khas Bandung ini terus populer dengan berbagai variasi isian dan tingkat kepedasan. Kuah yang segar dan pedas, dipadukan dengan kerupuk, mie, dan berbagai topping lainnya, menjadi daya tarik utama seblak.
Faktor-Faktor yang Memicu Popularitas Makanan Viral:
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap popularitas makanan viral di Shopee Food antara lain:
- Visual yang Menarik: Foto dan video makanan yang menarik secara visual sangat penting untuk menarik perhatian konsumen. Warna-warna cerah, tampilan yang unik, dan penyajian yang kreatif dapat membuat orang tertarik untuk mencoba hidangan tersebut.
- Rasa yang Unik dan Lezat: Tentu saja, rasa yang enak adalah kunci utama untuk membuat makanan menjadi viral. Kombinasi rasa yang unik, penggunaan bahan-bahan berkualitas, dan inovasi dalam resep dapat membuat hidangan tersebut menjadi memorable.
- Efek "FOMO" (Fear of Missing Out): Ketika banyak orang membicarakan dan memposting tentang suatu makanan, orang lain akan merasa penasaran dan ingin ikut mencoba agar tidak ketinggalan tren.
- Rekomendasi dari Influencer: Ulasan dan rekomendasi dari influencer di media sosial dapat sangat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Ketika seorang influencer merekomendasikan suatu makanan, banyak pengikutnya akan tertarik untuk mencobanya.
- Promo dan Diskon: Shopee Food sering menawarkan promo dan diskon untuk makanan-makanan tertentu, yang dapat mendorong konsumen untuk mencoba hidangan yang sedang viral.
- Kemudahan Akses: Shopee Food menyediakan platform yang mudah digunakan dan diakses oleh siapa saja. Konsumen dapat dengan mudah memesan makanan favorit mereka dari mana saja dan kapan saja.
Dampak Makanan Viral Bagi Industri Kuliner:
Fenomena makanan viral memiliki dampak yang signifikan bagi industri kuliner, baik positif maupun negatif.
Dampak Positif:
- Peningkatan Penjualan: Makanan yang menjadi viral dapat mengalami peningkatan penjualan yang signifikan, bahkan hingga ratusan persen. Hal ini dapat memberikan keuntungan besar bagi pelaku usaha kuliner.
- Peningkatan Brand Awareness: Makanan viral dapat membantu meningkatkan brand awareness suatu merek atau restoran. Ketika banyak orang membicarakan dan memposting tentang makanan tersebut, nama merek atau restoran akan semakin dikenal.
- Inovasi dalam Kuliner: Fenomena makanan viral mendorong pelaku usaha kuliner untuk terus berinovasi dan menciptakan hidangan-hidangan baru yang unik dan menarik.
- Peluang Usaha Baru: Makanan viral dapat menciptakan peluang usaha baru bagi para pelaku usaha kuliner. Banyak orang yang terinspirasi untuk membuka bisnis makanan berdasarkan hidangan-hidangan yang sedang populer.
Dampak Negatif:
- Persaingan yang Ketat: Popularitas makanan viral dapat memicu persaingan yang ketat di antara pelaku usaha kuliner. Banyak restoran atau merek yang mencoba meniru hidangan yang sedang populer, sehingga pasar menjadi jenuh.
- Kualitas yang Tidak Konsisten: Karena permintaan yang tinggi, beberapa pelaku usaha kuliner mungkin mengorbankan kualitas bahan atau proses pembuatan untuk memenuhi permintaan pasar.
- Tren yang Sementara: Makanan viral biasanya hanya populer dalam jangka waktu tertentu. Setelah tren tersebut berlalu, penjualan makanan tersebut dapat menurun drastis.
- Harga yang Tidak Wajar: Beberapa pelaku usaha kuliner mungkin menaikkan harga makanan viral secara tidak wajar, memanfaatkan popularitas hidangan tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Tips untuk Pelaku Usaha Kuliner Agar Makanan Viral di Shopee Food:
Bagi para pelaku usaha kuliner yang ingin agar makanan mereka menjadi viral di Shopee Food, berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Ciptakan Hidangan yang Unik dan Menarik: Berinovasilah dalam menciptakan hidangan yang belum pernah ada sebelumnya atau memberikan sentuhan baru pada hidangan klasik.
- Perhatikan Visual: Pastikan makanan Anda terlihat menarik secara visual. Gunakan warna-warna cerah, tata letak yang kreatif, dan penyajian yang profesional.
- Manfaatkan Media Sosial: Promosikan makanan Anda di media sosial dengan menggunakan foto dan video yang menarik. Ajak influencer untuk mereview makanan Anda.
- Berikan Promo dan Diskon: Tawarkan promo dan diskon yang menarik untuk mendorong konsumen untuk mencoba makanan Anda.
- Jaga Kualitas: Pastikan kualitas bahan dan proses pembuatan makanan Anda tetap terjaga, meskipun permintaan meningkat.
- Berikan Pelayanan yang Baik: Berikan pelayanan yang ramah dan responsif kepada pelanggan Anda. Tanggapi pertanyaan dan keluhan dengan cepat dan profesional.
Kesimpulan:
Makanan viral di Shopee Food telah menjadi fenomena yang signifikan dalam industri kuliner. Didorong oleh media sosial, kemudahan akses, dan faktor-faktor lainnya, hidangan-hidangan unik dan lezat dapat dengan mudah menjangkau konsumen di berbagai penjuru kota. Bagi para pelaku usaha kuliner, fenomena ini memberikan peluang untuk meningkatkan penjualan, brand awareness, dan inovasi. Namun, persaingan yang ketat, kualitas yang tidak konsisten, dan tren yang sementara juga menjadi tantangan yang perlu diatasi. Dengan menciptakan hidangan yang unik dan menarik, memperhatikan visual, memanfaatkan media sosial, memberikan promo dan diskon, menjaga kualitas, dan memberikan pelayanan yang baik, pelaku usaha kuliner dapat meningkatkan peluang agar makanan mereka menjadi viral di Shopee Food dan meraih kesuksesan di era digital ini.














