Kinerja Google di Safari Disorot Apple

cybermap.co.id – Apple baru-baru ini mengungkapkan masalah terkait kinerja mesin pencari Google di browser Safari, yang memicu penurunan signifikan pada saham Alphabet, induk perusahaan Google. Masalah ini mencuat setelah Apple secara terang-terangan menyebutkan bahwa Google Search, yang menjadi mesin pencari default di Safari, tidak memberikan pengalaman pengguna yang optimal di platform mereka.

Kinerja Google Search di Safari sempat dipertanyakan oleh Apple dalam berbagai pertemuan internal, yang akhirnya terbuka untuk publik. Apple menilai bahwa proses pencarian yang dilakukan melalui Safari terasa lebih lambat dan tidak seefisien pada browser lainnya, seperti Chrome. Selain itu, ada isu terkait dengan masalah pengindeksan dan kecepatan pencarian yang berdampak pada kenyamanan pengguna.

Alphabet, yang selama ini bergantung pada Google Search sebagai salah satu sumber utama pendapatan, merasakan dampaknya langsung dari kritik tersebut. Setelah laporan mengenai masalah kinerja ini menyebar, saham Alphabet turun tajam di pasar saham. Para analis memperkirakan bahwa jika masalah ini tidak segera diatasi, hal itu bisa merugikan posisi Google sebagai pemimpin pasar pencarian di internet.

Meski demikian, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya pengalaman pengguna dalam menjaga hubungan antara perusahaan teknologi besar. Dalam industri yang terus berkembang ini, masalah kecil sekalipun dapat memengaruhi nilai pasar dan reputasi perusahaan.