PDI-P Kompak Bela Ribka Tjiptaning di Tengah Laporan Publik

Pernyataan Ribka Tjiptaning mengenai sosok almarhum Presiden Soeharto kembali mengguncang ruang publik.
Ucapannya yang menyinggung masa pemerintahan Orde Baru berujung pada laporan hukum dari sejumlah pihak, namun dukungan dari internal PDI Perjuangan justru semakin menguat.

Gelombang Dukungan dari Kader PDI-P

Begitu kabar laporan itu mencuat, beberapa tokoh PDI Perjuangan langsung tampil membela Ribka.
Mereka menilai bahwa pernyataan yang disampaikan Ribka harus ditempatkan dalam konteks diskusi sejarah dan bukan sebagai bentuk penghinaan terhadap siapa pun.

“Bu Ribka berbicara dengan latar belakang pengalaman politik panjang. Ia hanya mengingatkan agar publik tidak melupakan sisi gelap masa lalu,” ujar salah satu kader senior PDI-P yang enggan disebut namanya.

Bagi banyak anggota partai, Ribka dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, meski sering kali suaranya menimbulkan kontroversi.

Dinamika Politik Makin Panas

Kasus ini muncul di saat tensi politik nasional sedang meningkat menjelang tahun politik.
Banyak pihak menilai laporan terhadap Ribka bisa jadi dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menarik perhatian publik dan menciptakan narasi politik baru.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia menilai fenomena ini sebagai bagian dari pola lama menjelang pemilu.
“Isu yang berkaitan dengan sejarah dan tokoh nasional sering dimunculkan kembali untuk membangun sentimen politik tertentu,” ujarnya.

Sikap Tegas dari Ribka

Meski menjadi sorotan, Ribka Tjiptaning tak gentar.
Ia tetap berdiri pada pendapatnya dan menyatakan bahwa setiap warga negara berhak menyampaikan pandangan politik selama tidak melanggar hukum.
“Kalau mau dilaporkan, silakan. Saya tidak takut. Saya bicara jujur berdasarkan pengalaman dan fakta sejarah,” ujarnya saat ditemui di kompleks parlemen.

Pernyataan itu justru membuat simpatisan PDI-P semakin menaruh hormat pada keberanian Ribka.
Bagi sebagian kalangan, ia dianggap sebagai simbol politik yang berani bersuara tanpa kompromi, sesuatu yang semakin langka di dunia politik modern.

Menanti Langkah Selanjutnya

Pihak kepolisian masih mempelajari laporan yang dilayangkan terhadap Ribka.
Belum ada keputusan apakah kasus ini akan dilanjutkan ke tahap penyelidikan mendalam atau tidak.
Sementara itu, PDI Perjuangan menegaskan akan memberikan dukungan penuh kepada kadernya dan memastikan proses hukum berjalan secara adil.

Kasus Ribka Tjiptaning menjadi pengingat bahwa dalam politik Indonesia, ucapan seorang tokoh bisa menjadi pemicu perdebatan panjang.
Namun bagi banyak orang, keberanian berbicara tetap menjadi nilai penting yang patut dijaga di tengah kebisingan politik yang semakin tajam.